Trisakti Institute of Tourism Library
Thesis
STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK MAKANAN TRADISIONAL SEBAGAI DAYA TARIK WISATA KULINER DI KOTA PALEMBANG (STUDI KASUS PEMPEK NONY 168 DAN PEMPEK PAK RADEN)
Makanan tradisional yang ada di Kota Palembang sangat mudah ditemukan
yaitu Pempek tetapi mereka tidak mengetahui banyak bahwa di Kota Palembang
juga terdapat makanan ciri Khas seperti Tempoyak, Kue Maksuba, Kue delapan
jam, Lemang, Pindang, Malbi, Burgo, Kue lapis kojo, Lempok Duren, Ikan Salai,
Engkak Duren dan Martabak Har yang dimana makanan tradisional ini juga bisa
ditemukan di tempat oleh-oleh khas Palembang. Tujuan penelitian ini dilakukan
untuk menganalisa kondisi wisata kuliner di Kota Palembang, untuk menganalisa
potensi makanan tradisional di Kota Palembang dan untuk menganalisa strategi
pengembangan makanan tradisional tersebut menjadi daya tarik wisata kuliner di
Kota Palembang. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif,
jenis dan sumber data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data wawancara,
kuesioner, observasi, dan analisis SWOT. Hasil penelitian kondisi wisata kuliner
di Kota Palembang menjadi faktor kunci dalam pengembangan daya tari wisata
kuliner baik pengelolahan makanan, promosi, sarana prasaran dan daya dukung
pemerintah Kota Palembang dalam Meningkatkan daya tarik wisata kuliner di
Pempek Pak Raden dan Pempek Nony 168, potensi makanan tradisional di
Pempek Pak Raden terdapat dimensi strategi agresif dan di Pempek Nony 168
terdapat dimensi strategi defensif, strategi pengembangan makanan tradisional
pada Pempek Pak Raden lebih difokuskan kepada bagian strategi S-O (Strenght –
Opportunities) dan Pempek Nony 168 lebih difokuskan kepada bagian strategi WO
(Weakness
–
Opportunities).
Tidak tersedia versi lain