Trisakti Institute of Tourism Library
Proyek Akhir
ANALISIS PENGENDALIAN PIUTANG TERHADAP PENERIMAAN KAS OPERASIONAL DI HOTEL FOUR POINTS JAKARTA, THAMRIN
Industri perhotelan merupakan industri yang dapat menunjang perekonomian di Indonesia, banyak
sekali hotel-hotel yang sudah dibangun di seluruh provinsi Indonesia mulai dari hotel bintang satu
hingga berbintang lima. Penulis sangat tertarik mengangkat penelitian ini guna mengetahui
perkembangan penagihan piutang yang terdapat di hotel Four Points, dimana terdapat banyak variasi
piutang tak tertagih setelah 30 hari. Metode analisis penelitian yang digunakan berupa analisis Account
Receivable Turn-Over, Average Collection Period, Rasio Tunggakan, dan Rasio Penagihan. Data yang
diperoleh dari penelitian ini menggunakan metode observasi data keuangan khususnya data account
receivable guna menganalisis piutang dengan dalam periode per tahun dari tahun 2019 - 2021 untuk
mengetahui tingkat perputaran piutang terhadap penerimaan kas. Berdasarkan hasil penelitian yang
dilakukan dengan perhitungan Account Receivable Turn-Over pada tahun 2019 hingga tahun 2021,
membuktikan bahwa pandemic Covid-19 membawa pengaruh besar dalam menyebabkan penurunan
dalam hal, net sales, rata-rata piutang serta hasil perhitungan RTO sehingga membuat rasio tingkat
perputaran piutang menyusut. Tingkat Average Collection Period pada hotel Four Points Jakarta,
Thamrin masih dalam kondisi yang baik dengan rata-rata sekitar 14.45 hari atau dapat dibulatkan
menjadi 15 hari dalam melakukan pelunasan piutang. Dengan melihat rasio tunggakan dengan rasio
penagihan dapat disimpulkan bahwa rasio tunggakan serta rasio penagihan dalam kondisi yang baik
dimana terdapat dua tahun diatas 90% dan satu tahun diatas 83%. Hal ini dapat dibuktikan pada tahun
2019, dimana rasio tunggakan sebesar 15.16% dan rasio penagihan sebesar 84.84%. sedangkan pada
tahun 2021 rasio tunggakan sebesar 2.75% sementara rasio tagihannya sebesar 97.25%.
Tidak tersedia versi lain